Smart Branding, yaitu: inovasi dalam memasarkan Kabupaten Gunungkidul sehingga mampu meningkatkan daya saing dengan mengembangkan tiga sub-dimensi, yaitu: pariwisata (tourism), daya saing bisnis (business), dan wajah tampilan kota (appearance). Smart Branding menjadi salah satu dimensi dalam Smart City karena dalam era informasi seperti saat ini, sebuah kota tidak lagi harus mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhannya dengan hanya memanfaatkan potensi lokalnya, tetapi harus juga mampu menarik partisipasi masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Gunungkidul, serta pelaku bisnis dan investor untuk ikut mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Gunungkidul.
Adapun tiga sub-dimensi dari Smart Governance sebagai berikut: Layanan publik (service), Birokrasi (bureaucracy) dan Perancangan kebijakan (policy)