Smart City Gunungkidul, Permudah Layanan di Pedesaan

JawaPos.com – Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) lolos seleksi program gerakan menuju 100 smart city yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Salah satu terobosannya adalah dengan mempermudah layanan administrasi kepada masyarakat di tingkat pedesaan.

Kepala Bidang Layanan Informatika Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, program unggulan yang dimilikinya yakni sistem elektronik yang hampir semua terintegrasi.

“Seperti sistem informasi desa yang terintegrasi dengan sistem informasi administrasi kependudukan. Dengan begitu memudahkan perangkat untuk memberikan layanan kepada masyarakat,” katanya, saat dihubungi Minggu (10/3).

Dengan mengintegrasikan sistem, maka masyarakat ketika mengurus administrasi yang dibutuhkan tak perlu mengisi formulir. Namun hanya tinggal memasukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) saja, maka akan langsung muncul datanya.

Selain itu juga integrasi data pokok kependidikan (dapodik) dengan sistem administrasi kependudukan. Ada pula sistem yang diintegrasikan untuk mempermudah kinerja Pegawai, berupa sistem e-office.

Terobosan lainnya berupa penerapan tanda tangan digital. Untukmempermudah pelayanan ketika kepala dinas sedang berada di luar kota. “Seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) yang sudah menerapkannya. Jadi ketika kepala dinas sedang di luar tempat, bisa tetap memberi pelayanan,” ucapnya.

Terpisah, Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas adanya terobosan untuk mewujudkan smart city ini. “Saya apresiasi juga karena mampu kerja sama mewujudkan smart city di Gunungkidul,” ucapnya.

Sumber : https://www.jawapos.com/berita-sekitar-anda/01213705/smart-city-gunungkidul-permudah-layanan-di-pedesaan

Dikembangkan oleh Diskominfo Gunungkidul © 2023